Tuhan...........
Tuhan Yang terkasih
Pada Mu ingin ku ungkapkan
Terima Kasih yang begitu dalam
Terungkap dari sebuah jiwa yang berselimut kegelapan
Tuhan.......................
Pada Mu aku mengadu
Mentorehkan semua peluh
Ketika Ku sadari
Jiwa ini telah penuh dengan debu
Tuhan.....................
Batinku Kehausan
Jiwaku kelaparan
Cinta q perlahan tersayat arus ibu tiri
Yang mengaku bernama zaman
Yang mengaku bernama modernitas kehidupan
Tuhan aku merintih perlahan
Tak ada yang mau mendengar jiwa yang di penuhi air mata ketidak adilan
Yang biadab dari pernyataan beradab
Kangen Nasi Megono Tapi Warungnya Sudah Tutup, Apalah Daya!
-
Kalau kita amati, pada dasarnya kehidupan ini saling membunuh. Hidup
berdampingan dan harmonis, ah itu hanyalah sekedar keidealan yang ada di
kepala. Pra...
12 jam yang lalu