Dear Bloggrist
“Kusadari kehadiran
mu begitu bermakna bagiku
Ketika catatan ini
ditulis, aku masih berusia 18 tahun dan masih lama saat ku untuk
menjadi seorang ibu…”
Anakku Sayang….
hari ini izinkan aku sebagai (calon)
ibumu menulis untuk mu. Sayang,bagaimana kabar mu?Disini aku dalam
keadaan sekarang nak, masih beberapa tahun yang jika di hitung masih
lama untuk bertemu dengan mu.
Anakku ……
Hari ini usia ku masih 18 tahun,aku
masih harus berjuang keras untuk menjaga diriku sendiri,aku masih
remaja yang juga seorang perempuan. Kini 18 tahun aku mulai merasakan
betapa sulitnya menjadi perempuan yang aku harus menjaga diriku
sendiri.18 tahun,dulu aku tak menyangka dapat mencapai usia ini dan
ku kira aku sudah bisa menjaga diriku dengan jilbab yang ku kenakan
hampir setiap hari. Pacaran pun aku menjalani hubungan jarak
jauh,dengan surat yang ku kirimkan hampir setiap Minggu.Cukup aman
menurutku meskipun aku pun tak tahu bagaimana nantinya hubungan kami.
 |
| Gambar sekedar ilustrasi dari Google |
Anakku….
Aku masih harus terus belajar dan
banyak belajar dan membaca baik koleksi buku dan majalah parenting
yang sering ku beli juga buku –buku pelajaran baik di sekolah
maupun yang ku pinjam dari perpustakaan. Guru ku dulu pernah berpesan
agar aku tak terlalu dewasa dan menjadi dewasa pada usia ku yang
masih belia,begitupun teman dan sahabat ku.
Tapi,aku merasa tidak ada yang salah
jika aku banyak belajar termasuk belajar cara merawat mu jauh sebelum
kau hadir. Karena satu hal,aku merasa indah terlahir sebagai
perempuan dan aku merasa memiliki esensi keindahan tersendiri jika
nanti aku dapat melaksanakan tugas being a mom dengan baik.
Anakku sayang…..
Kini aku harus tetap melaksanakan
tugasku dengan baik tak perlu memikirkan bagaimana aku akan dewasa
karena nanti aku juga akan mengalami nya.
Menunggu dan berusaha hingga tahap itu
tiba tahap dimana aku menikah dengan ayah mu mengandung mu dan
melahirkan mu. Maret 2013