Bahagia Itu Belajar
Dewi,nangis lagi ya wi…. Nangis
kenapa lagi…..”cup”…. jangan nangis? Apa yang Wi tangisi?
bahagia itu belajar wi,belajar menerima belajar Wi jangan nangis lagi
bahagia itu berarti ikhlas.Tanpa protes dengan apapun. Santai saja
karena bahagia itu belajar Wi. Wi coba rumuskan bahagia itu apa?
Relatif jawabannya Wi. Lalu kenapa Wi? Kenapa? Kita harus
meribetkan hal yang sifatnya relatif,subyektif dan sangat individual.
Ikhlas,wi…. Ikhlas ,ikhlas menurut
hati dan pikiran mu kuncinya. Ikhlas dalam menjalani hal besar
bernama “kehidupan,”.Yups,kehidupan itu hal besar Wi, karena
dalam menghadapinya tak mudah,tak mudah karena banyak tantangan yang
seringkali menguras,emosi,tenaga,waktu dan pikiran mu.
Tapi hidup adalah aksi,adalah tindakan
seperti juga agama,yang mengajarkan mu bahwa yang mengajak mu ke
tempat yang indah bernama surga. Adalah tindakan,yang menuju
kebaikan. Semakin bermanfaat engkau,semakin Tuhan meridhoi mu,semakin
Tuhan meridhoi mu maka semakin bahagia hidup mu.
Right? Maka
sekarang belajarlah,belajarlah untuk berbahagia. Wi
sayang,berpikirlah,konsepkanlah,satu kali saja .Kemudian,beraksilah
satu kali,dua kali,gagal? Gagal datang maka berhentilah,sejenak. Beri
ruang untuk bernafas. Kemudian teruskan teruskanlah usaha mu. Jika
lelah datang lagi,berhentilah lagi.Kemudian usahalah lagi,kemudian
usaha lagi begitu seterusnya.
Karena ??? Tuhan maha besar. Tuhan
maha Indah maka pantas bagi Nya. Menuntut kita menjadi pribadi
seindah mungkin,sebaik mungkin ,sekeras mungkin,sehalus mungkin,dan
berusahalah hingga lelah maka di situlah rahmat Allah akan menemui
mu. Tunggu dan berdoalah,tapi jangan. Ada satu jangan disini, jangan
hanya diam karena ketika diam,menunggu itu akan terasa lama,tapi
sekali lagi berusahalah,pantaskanlah diri mu, maka pelan Allah akan
menuntun mu meraih apa yang Wi mau. Sebelum itu Allah menuntut mu.
Karena yang maha cinta itu sangat mencintai mu.